Pada suatu ketika Umar bin
Khatab R.A berkumpul bersama para sahabat. Kemudian dia berkata
“Berdo’alah tentang satu keinginan kalian kepada Allah.” Dia meminta
para sahabat untuk mengharapkan sebuah permintaan kepada Allah S.W.T.
Jadi seorang sahabat mengangkat tangannya dan berdo’a “Ya Allah, kuharap
ruangan ini dipenuhi dengan emas dan perhiasan, jadi aku dapat langsung
memberikannya di jalan Allah S.W.T.”
Setelah sahabat tadi selesai berdo’a, seorang sahabat yang lain
langsung berdo’a “Kuharap aku mempunyai emas dan perhiasan sebesar
gunung Uhud sehingga aku dapat langsung memberikannya di jalan Allah
S.W.T.”
Tapi Umar R.A. tetap diam. Karena menyadari bahwa Umar diam saja,
para sahabat bertanya “Wahai Umar, apa keinginanmu kepada Allah? Dan
Allah S.W.T. menganugerahkan kepadamu satu do’a hari ini yang akan
dikabulkan Allah Azza wa Jalla. Jadi do’a apa yang akan kau panjatkan?”
Umar R.A. menjawab “Aku harap ruangan ini dipenuhi dengan orang-orang
seperti para sahabat Rasulullah S.A.W sehingga aku dapat menyebarkan
Islam ke seluruh dunia.”
Saudara dan saudariku, kesimpulan dari kisah ini adalah: Islam tidak
membutuhkan terlalu banyak orang, yang dibutuhkan Islam adalah satu
ruangan penuh dengan pria dan wanita sejati untuk mengubah dunia Hanya
butuh satu orang untuk mengubah dunia! Ketika masyarakat Arab berada
pada masa jahiliyah, Allah mengutus satu orang untuk mengubah keadaan
dunia. Orang itu adalah Muhammad S.A.W.
Lihatlah bagaimana Allah hanya mengirimkan satu orang yang spesial
untuk mengubah setiap umat pada masanya. Rasulullah S.A.W. bersabda “Di
setiap abad, Allah S.W.T. akan mengirimkan satu orang yang akan mengubah
umat dan situasinya, dan memperbaharui keimanan agama dalam umat itu.”
Saudara/saudariku, Islam mengajarkan agar kita untuk menjadi satu
orang itu. Rasulullah S.A.W. fokus dalam menciptakan pria dan wanita
yang dapat mengubah dunia. Dan misi Rasulullah berhasil. Rasulullah
S.A.W. menciptakan ribuan pria dan wanita yang dapat mengubah dunia.
Sayangnya mereka hanya hidup selama 70-90 tahun. Tapi dengan harapan
bahwa anak-anak mereka, yaitu kita, dapat melanjutkan perjuangan mereka.
Semoga Allah memberikan kita kemampuan dan semangat untuk meneruskan
bendera Islam yang telah dikibarkan sejak zaman Rasulullah S.A.W. Semoga
kita menjadi orang-orang beriman yang mempunyai bagian dalam mengubah
keadaan umat ini. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar